AGAKGO|BLOG V2.0

Alkisah jenggot, serta bulu membulu.

April 13th, 2009 Katrolisa

Gw masih inget akan suatu peristiwa, sangat inget bahkan. Dimana gw masih berwujud seorang anak kecil, ingusan, dan masih mulus kakinya (halah).

Kakak gw cowok satu satunya (yang satu lagi soalnya cuma setengah cowok :) ) :P ) sedang menghadap buku yang sedang dia baca di meja belajarnya kala itu. Pandangan matanya kadang kadang mengarah ke buku, terkadang pandangan itu menerawang entah kemana. Tangan kirinya sibuk membolak balik buku yang entah berisi apa. Tangan kanannya mengelus elus rambut halus yang tumbuh di janggutnya. Jenggot kata orang-orang.

Mata beloq gw mengamati kejadian fenomenal ini. Hati gw berkata “Wawwwww rambut yang hebaaaaaat, apa fungsi dari rambut itukah?”. Dengan mulut terbuka, penuh kekaguman, mata gw tak beranjak dari pemandangan (aneh) itu. Kadang-kadang mata gw semakin membesar penuh tanda tanya, disaat tangan kanan sang kakak tiba tiba mencabut satu dua helai rambut janggut itu dan menempelkannya di sisi atas meja belajarnya. Sejak saat itu, gue semakin penasaran, apakah kegunaan dari jenggot yang mengagumkan itu.

Pernah sesekali gue mengira ira kegunaan rambut wajah ini.

Suatu saat Papa pernah menggendong gw, sesaat setelah dia baru saja mencukur rambut rambut yang ada di janggutnya. Cukurannya tidak halus, tidak mulus seperti yang ada di iklan iklan pisau cukur ternama. Jenggotnya berubah menjadi sekumpulan rambut pendek sekali, tersisa menghiasi kulit putih muka papa. Dengan penuh rasa penasaran, gw sentuh barisan jenggot sisa itu. Hahaha lucu sekali waktu gw pegang :) ). Apakah ini salah satu kegunaan jenggot? menimbulkan sensasi aneh kala disentuh?

Rasa penasaran gw makin menggila.

Waktu pun berlalu, diiringi cicitan anak anak burung (yang tentu saja semua badannya berbulu).

Jogjakarta, suatu hari di tahun 1997.

Pagi pagi gw sudah berada di suatu kelas yang isinya anak anak ABG tanggung semua. Kelas dimana gw menyaksikan anak anak cewek lagi  tergila gila sama Leonardo diCaprio gara gara film Titanic yang booming abis-abisan. Sedangkan yang cowok lagi pada demen nyanyiin lagu lagu base jam, wayang, atopun lagu lagunya potret. Kelas itu adalah kelas 1.4. Kelas di pojok atas, dekat tangga, di SMP Negeri 8 Yogyakarta.

Pubertas menyerang. Siap atau tidak anak- anak ini sedang terserang fase hidup yang cukup membingungkan. Perubahan dari bau badan tak berbau, menjadi bau ampun ampunan khas ABG. Perubahan bentuk badan dari lurus beraturan, menjadi bentuk yang khas laki-laki.. (maupun perempuan). Dan tak terkecuali, ekspansi pertumbuhan rambut di tempat-tempat yang mengagumkan.

Kala itu ada pelajaran olah raga. Dan seperti layaknya jam pelajaran olah raga di sekolah sekolah, semua siswa diminta untuk mengganti bajunya dengan seragam olah raga yang sudah ditentukan.

Gak akan gw lupakan hari itu. Hari yang aneh. Di saat gw berganti seragam di WC yang tak jauh letaknya dari kelas gw, gw menyaksikan sesuatu yang mengagumkan. (Bukaaaaaaaan….., gw bukan menyaksikan Miyabi di WC sekolah, jaman segitu Maria Ozawa juga masih SMP kali :P ) . Gw menyaksikan suatu tanda tanda kebesaran yang maha Kuasa, tanda pubertas yang cukup membingungkan. Gw menyaksikan adanya rambut di bagian tersembunyi yang cukup sensitif kalau gw sebutin disini rambut apa yang gw maksud :”>.

Dari titik itu, pubertas makin menggila. Hormon bermain tanpa ampun!

Bulan demi bulan berlalu. Tinggi badan gw yang amatlah kuntet disaat kelas 1, lambat laun berubah perlahan menjadi cukup tinggi di tahun2 SMP gw berikutnya. Di kelas 1, tinggi badan cowok dan cewek amatlah tidak adil. Cewek pada umumnya tingginya melebihi tinggi cowok. Bahkan ada satu cewek sekelas, yang kalo gw ngobrol sama dia, gw harus senantiasa menengadahkan kepala T_T.

Kelas 2 adalah akselerasi pubertas anak2 SMP yang paling menggila. Ada beberapa oknum yang rajin sekali membawa “Cerita Cerita Seru” (CCS) ke dalam kelas untuk dibaca sembari cekikikan di belakang kelas. Andil datangnya internet pun menjadi kambing hitam “kreativitas anak2 puber” jaman gw SMP. Terkadang selaen membawa tulisan, oknum oknum ini juga membawa gambar “pelajaran biologi” ke dalam kelas -_-;. Yang untungnya tokoh “pelajaran biologi” ini masih diimpor dari manca negara. Beda sekali sama ABG2 sekarang yang gambar pelajaran biologinya diambil dari HP berkamera teman seangkatannya yang terlalu narsis T_T.

Yang jelas tanda-tanda pubertas kala itu buat gw semakin menjelas. Suara gw berubah menjadi suara kaleng rombeng. Peningkatan gw rasain waktu gw nerima telfon. Yang dulunya biasanya selalu denger “Ibunya ada mbak?”,  berubah jadi “Ibunya ada. Mas?”. Atopun waktu gw mo nyewa VCD film (normal ya normal), si mas penjaga rental menyapa ramah : “Mau minjem film apa, Mas?”. Hati gw pun berbunga2.

Tetapi ada satu dua hal yang gw amati di teman teman sebaya gw yang gw bandingkan dengan keadaan gw.

Suara : Check! sama lah udah pada ngebas.

Tinggi badan : Check! yah ga beda beda jauh laaah, termasuk tinggi malah.

Bau badan : Check! sama laaaah sama sama ancur.

Bulu ketek : CHECK!!!!!!! yoiiiiii!!

Kesukaan pada lawan jenis : CHEEECK!!!!!.

Kesukaan akan pelajaran biologi: CHECK!!!!! :”>.

Bulu kaki : TET TOOOOTTT!!!!!!!!!!! .Nihil!

Jenggot : TET TOOOT TET TOOOOOOOOOOOTTTTTT TEEEEEET TOOOOOOOOTT!!!!!!.

Pacar monyet (kan cinta monyet :”> ) : TET TOOOOOOOOOOOT TETTT TOTTTT TOOOOT TEEEET!!!!!

Gw pun terduduk lemas. Apakah yang salah dengan bagian itu di gw??

Gw mencoba mencari jawabannya dengan merenung. Kadang2 gw membiarkan kulit muka tertampar tampar kencangnya angin disaat gw memacu motor bebek warisan kakak cewek gw di ringroad utara jogja. Kadang2 gw menyendiri di lapangan basket sambil curi curi pandang ke kembang sekolah di kelas sebelah (halah!). Sering pula gw bertanya sama admin pondok putri …..eh…. diri gw sendiri. “Oh salah apakah gw? dimana rambut rambut ituuuuuu???? Gw tidak mau selamanya berkaki meja sepertii iniii…, gw tak mau selamanya tiada berjenggoooooot”.

Ratapan anak ABG memang mantab.

Jogjakarta, suatu hari di tahun 2001.

Celana pendek biru berubah menjadi celana (ketat :P ) panjang abu abu. Metamorfosis tubuh sudah hampir sempurna dilalui anak anak seumuran gw. Otot otot macho teman teman gw sudah mulai tampak. Tanda tanda wanita pada teman2 gw pun mulai nampak ( ada juga cowok yang dapet tanda2 ini :) ) ). Lemak lemak gw pun juga tiada hilang (T_T).

Suara gw makin ngebas kalo kata orang orang mah. Bau badan sudah mulai terkontrol karena sudah mulai mengenal deodoran. Masih malu malu sama lain jenis :”>.  Masih tak berbulu kaki! masih tak berjenggot!

-bersambung-

Posted in Ga penting, YogaSekali | 2 Comments »

Sayapmu, Kakiku

August 10th, 2008 Katrolisa

Mungkin kita kan akhirnya tau
Apa yang buat kita tunggu
Saat genggam jarimu jemariku
Walau mata tak pernah beradu

Lalu mungkin kita kan cari tau
Kenapa nikmat sang lembut rayu
Tanpa tau langkahku jalanmu
Angin mana kita kan tuju

Atau

Kita memang benar tak tau
Mauku inginmu
Mimpimu asaku
Hingga sirna waktu tuk tunggu

Agustus2008, di dalam Metronom, suatu sore.

Posted in Ga penting | 2 Comments »

Ironis

July 3rd, 2008 Katrolisa

I used to love her a lot.

I used to hate her a lot then.

And now i am getting used to becoming just like her….

isn’t that beautiful ?

Posted in Ga penting, YogaSekali | 2 Comments »

Hari Yang Aneh

April 30th, 2008 Katrolisa

Hari Selasa, seperti biasa gw awali dengan yang namanya menggenggam erat hape di tangan. Masih di tempat tidur. Sambil sesekali tangan dengan sigap mematikan alarm yang berbunyi dari hape yang sengaja gw set malam hari sebelumnya untuk berdering setiap jangka waktu sepuluh menit.

Setelah mematikan alarm terakhir, gw terbangun jam 8 pagi. Kesiangan emang. Udah agak telat buat sholat subuh. Walo akhirnya gue tunaikan juga kewajiban yang satu itu.

Fuah!!! Pagi yang gak begitu dingin, dan ga juga panas. Pas buat memulai hari ;) .

Gue masuk kerja hari ini. Kerjaan yang gw dapet karna dikasih tau sama kolega gw, Endiyan Rakhmanda. HiWi namanya. Kerjaannya bantu bantu orang buat proyek di kantor RMCON, perusahaan pembuat software simulasi lalu lintas kereta. Satu satunya kerjaan gw selama di Jerman yang bukan terhitung kerjaan kasar. Paling enak lah pokoknya. Kadang bisa menikmati gaji buta kalo lagi ga banyak kerjaan hehehe.

Setelah kelar sikat gigi, mengagumi diri sendiri, dan menikmati secangkir kopi (minus rokok, karna habis malem sebelumnya), gue kembali memperhatikan sejenak jam tangan gw.

“Jam 9 kurang seperempat. Wuahduh Ndro, gue musti berangkat sekarang.”

Sepatu converse warna cokelat muda (yang udah jadi coklat ga jelas), yang dibeliin sama Kakak gw waktu di Indo kemarin, langsung gw samber. Bukaaan, bukan buat dimakan, tapi untuk dipakai di kaki (yaeyyalah). Pullover warna ijo pun tak lupa gw kenakan di badan.

Gw turuni anak tangga demi anak tangga bangunan Wohnung (apartemen) gw. Buat orang yang ga biasa, mungkin bisa jadi sangat melelahkan. Wohnung gw berada di lantai paling atas bangunan ini. Lantai 4, loteng lah pokoknya. Makanya bisa murah sewanya :) .

Begitu keluar dari bangunan Wohnung, langsung gue susuri trotoar di pinggiran jalan Schulenburger Landstrasse sambil berlari lari kecil.

Setelah lari beberapa meter, gw menyadari rambut beruban gw agak agak basah.

Gerimis. Gerimis di pagi hari. Dengan suhu yang cukup enak. Romantis, romantis sekali. Halah.

Setelah terhenyak sekitar 1 detik, gw lanjutin lagi acara lari lari sok romantisnya. Sambil lompat lompat kecil berlari a la Alice in Wonderland. Halah, lebay dah gw.

Kemudian gue terhenti di depan sebuah kios. Ga jauh dari bangunan Wohnung gw. Gw inget, rokok telah habis, Jendral!

Dari jauh sebenernya gw udah liat, bapak penjaga kios berkebangsaan Asia (gatau deh Asianya mana) ini sedang asyik berbincang dengan satu pelanggan jermannya. Mereka terlihat menikmati kopi di luar kios.

Saat gw menghampiri kios, bapak ini dengan sigap memasuki tempat dimana dia seharusnya bekerja, yang entah gw gatau, seberapa berartinya Kios ini buat kelangsungan hidupnya.

“Ein mal Marlboro Menthol, bitte” ( Tolong satu marlboro menthol ), cerocos gw sesaat setelah bapak itu standby di jendela kios.

Gw ambil beberapa receh koin cent di dompet, sambil sesekali menghitung dan memastikan uang yang akan berpindah tangan ke bapak Asia itu.

Uang berpindah tangan. Gw menyambar bungkus rokok yang ia ulungkan. Sesaat setelah gw mengucapkan terima kasih, gw kembali berlari. Kali ini lebih kencang dari sebelumnya.

Sambil berlari gw membuka bungkus rokok pelan-pelan. Gw ambil satu batang. Ingin langsung gw idupin. Tapi gw urungkan. Gw harus ngejar bus, bos!

Langkah gw semakin cepat. Sesekali gw menyadari nafas gw tersengal sengal. Dada terasa sakit karna over larinya. Sambil misuh misuh dalam hati, gw menyalahkan kebiasaan relatif baru gw : Merokok.

Agustus 2007. Entah kenapa di bulan itu gue jadi perokok. Gue yang dulu sangat anti terhadap asap rokok.

-bersambung ah-

Posted in Daily, Ga penting, uneg2 | 5 Comments »

Eh buset

April 28th, 2008 Katrolisa

Benernya ini aga ga penting buat dipost, tapi secara gw katro dan bengongan, maka gw post sajalah.

Bukan hal yang besar sebenernya, tapi cukup bikin penasaran aja.

Gak…gak, bukan berita tentang dicukurnya kumis Roy Suryo. Eh buset kalo itu sampe kejadian mah, gw udah syukuran kali….., korupsi di indonesia bakal musnah soalnya.

halah.

Benernya cuman mau mengungkapkan kebingungan gw akan profile Friendster gw.

Jadi yang bikin gw bingung adalah……… Jeng jeng jeng jeng…………… itu…… kok yang liat profile gw bulan ini bisa mencapai 600 lebih gitu??!!!

Yah, kalo gw adalah seorang remaja putri, berpenampilan menarik, manja, serta sangat abege sekali, gw bisa maklum lah kalo bisa sampe segitu. Scaraaa gitu loh jeng, biyasanya yang rajin utak atik liat2 profile FS orang itu adalah lelaki jomblo yang gatel pengen liatin ce ce lucu di FS (hush! jangan karna mentang2 gw lelaki jomblo mengenaskan, elo langsung berpikir gw salah satu dari mereka…., enggaklah!!!!, gw pemimpin mereka.., halah).

Yah itu dia yang bikin gw bingung sebenernya. Sampai2 gw berspekulasi secara cerdas, penyebab pecahnya rekor Views FS gw :

  • Rambut gondrong gw mengecoh orang orang. Sehingga gw dikira ABG cewe lucu serta manja. Auh..
  • Secara mistik, orang orang yang mencari profile FS nya Sandra Dewi ter-re-direct ke profile gw. Halah..
  • Ada seminar “Jomblo Mengenaskan” di suatu tempat, dan pembicaranya menggunakan profile FS gw sebagai contoh “Jomblo Mengenaskan of The Year”.
  • Gue dikira banci. Gusrak
  • Roy Suryo ngehack Friendster, sambil bilang “Matilah kau banci friendster!! Menurut metadata, 68 persen saya yakin kamu banci beneran juga! “. Emang bisa gitu dia ngehack? :P
  • Gue ganteng. Halaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh

Gak penting ya? Emang!!

Posted in Daily, Ga penting | 2 Comments »

  • Pages

    • About
  • Post Terbaru

    • Kadang kadang memang harus menunjukkan taring..
    • Friendster Oh Friendster
    • News!!
    • Alkisah jenggot, serta bulu membulu.
    • ga mau sih..tapi…
  • Kategori

    • Cool
    • Daily
    • Ga penting
    • Uncategorized
    • uneg2
    • YogaSekali
  • Arsip

    • February 2010
    • January 2010
    • November 2009
    • April 2009
    • December 2008
    • October 2008
    • August 2008
    • July 2008
    • June 2008
    • May 2008
    • April 2008
  • Komentar Terbaru

    • ami on Kadang kadang memang harus menunjukkan taring..
    • nien on News!!
    • GB-BG on Juni
    • GB-BG on Friendster Oh Friendster
    • neno on News!!
  • Lihat Teman

    • Galuh
    • Nien
    • Radit
    • Tazkia
    • Titiez
  • Kalender

    September 2010
    M T W T F S S
    « Feb    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • Tags

    blog friendster kerja masalalu uneg pengalaman rokok uneg wordpress

AGAKGO|BLOG V2.0 is proudly powered by WordPress | Bob